Ayah.....
Di mana ayah yang dulu
Yang selalu temani sepiku
Hibur jiwaku
Yang haus akan kasihmu
Kini…..
Kau tlah berubah
Kau tak seperti ayah yang dulu
Tak seperti ayahku
Ayah…..
Tiada lagi sosokmu
Yang selalu temaniku
Kala ketakutan menghantui
Kala kesepian menghampiri
Kini tiada lagi
Kini aku sendiri
Di tengah sepi
Diantara bimbangnya hati
Tanpa ayah di sisi
Ayah…..
Kembalilah seperti dulu
Kembalilah jadi ayahku
Yang selalu temaniku
Hingga akhir hayatku
Blogger templates
Tampilkan postingan dengan label My Poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Poem. Tampilkan semua postingan
Senin, 14 Februari 2011
Papa
Papa.....
Adek kangen papa
rindu papa
Hangat lembut belainamu
yang selama ini
tak pernah kudapatkan
Papa.....
Derai air mata
deras membasahi pipi ini
Mewarnai tiap hening malamku
Kala adek kangen papa
Papa.....
Hanya potretmulah
yang dapat dilihat
oleh mata basahku ini
Hanya bisikan suaramulah
yang terdengung di telinga ini
Papa.....
Adek ingin papa tahu
Betapa besar rasa cinta
dab sayangku pada papa
Asek ingin papa tahu
Tulus ikhlas adek menyayangimu
menghormatim
mengharapkan kehadiranmu
di sisiku
Papa.....
Dengarlah pintaku ini
Pulanglah kembali
Di sisiku lagi
Temaniku menggapai
mimpi ini......
Adek kangen papa
rindu papa
Hangat lembut belainamu
yang selama ini
tak pernah kudapatkan
Papa.....
Derai air mata
deras membasahi pipi ini
Mewarnai tiap hening malamku
Kala adek kangen papa
Papa.....
Hanya potretmulah
yang dapat dilihat
oleh mata basahku ini
Hanya bisikan suaramulah
yang terdengung di telinga ini
Papa.....
Adek ingin papa tahu
Betapa besar rasa cinta
dab sayangku pada papa
Asek ingin papa tahu
Tulus ikhlas adek menyayangimu
menghormatim
mengharapkan kehadiranmu
di sisiku
Papa.....
Dengarlah pintaku ini
Pulanglah kembali
Di sisiku lagi
Temaniku menggapai
mimpi ini......
Selasa, 04 Mei 2010
Malam
Bawaku terbang
Melayang diatas awan
Menembus kegelapan
Melukis keindahan
Tercipta dengan keikhlasan
Penuh harapan
Yang kuharap datang
Sosok wajah rupawan
Pangeran impian
Bawaku melayang terbang
Dikegelapan malam
Hapus segala kegundahan
Tepiskan semua kesedihan
Mengubah kesendirian
Menggantikannya dengan senyuman….
Melayang diatas awan
Menembus kegelapan
Melukis keindahan
Tercipta dengan keikhlasan
Penuh harapan
Yang kuharap datang
Sosok wajah rupawan
Pangeran impian
Bawaku melayang terbang
Dikegelapan malam
Hapus segala kegundahan
Tepiskan semua kesedihan
Mengubah kesendirian
Menggantikannya dengan senyuman….
Letih...
Letih,,,
Tlah kurasa kini
Tak kutemui dirimu lagi
Hingga kini ku sudah letih,,
Letih,,
Ragaku tklah pudar memutih
Hanya jiwaku tak mati
Setia menantimu disini
Letih,,,
Hati tlah berbisik
Merintih, menangis
Memanggilku kembali
Namun ku disini
Takkan mampu kaki ini
Jauh melangkah pergi
Pulanglah kembali
Ke palung nestapa kini
Wahai,
Engkau sang kekasih hati…
Tlah kurasa kini
Tak kutemui dirimu lagi
Hingga kini ku sudah letih,,
Letih,,
Ragaku tklah pudar memutih
Hanya jiwaku tak mati
Setia menantimu disini
Letih,,,
Hati tlah berbisik
Merintih, menangis
Memanggilku kembali
Namun ku disini
Takkan mampu kaki ini
Jauh melangkah pergi
Pulanglah kembali
Ke palung nestapa kini
Wahai,
Engkau sang kekasih hati…
Dirimu....
Dirimu
Laksana seteguk air di padang tandus
Berikanku seteguk kesegaran, keindahan
Apalah artinya ku tanpamu?
Laksana kupu-kupu kehilangan sebelah sayapnya
Tak mampu terbang
Tak kuat berdiri
Laksana pohon tanpa akar
Tak mampu berdiri, manakala angin menerjang
Laksana rembulan tanpa sinar
Tak mampu berikan sinar terangku
Sinarku adalah senyuman terindah untukmu
Yang slalu ku berikan, manakala tak ada senyuman itu di raut wajahmu
Laksana seteguk air di padang tandus
Berikanku seteguk kesegaran, keindahan
Apalah artinya ku tanpamu?
Laksana kupu-kupu kehilangan sebelah sayapnya
Tak mampu terbang
Tak kuat berdiri
Laksana pohon tanpa akar
Tak mampu berdiri, manakala angin menerjang
Laksana rembulan tanpa sinar
Tak mampu berikan sinar terangku
Sinarku adalah senyuman terindah untukmu
Yang slalu ku berikan, manakala tak ada senyuman itu di raut wajahmu
Kepada Seorang Ayah yang Berbahagia

Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
Saat kau membacakan baris-baris kasih sayang
kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku
Hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu
Tak ada yang dapat kuucapkan hari ini
Seperti hari kemarin, aku hanya bisa membisu
Coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan
Kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah
merasuki tulang-tulang tuamu
Adakah aku akan melihat orang tuaku??
Sebahagia lantunan nyanyian hatimu
yang hendak menempuh tahap tertinggi kodrat manusia?
Aku merenung menggores bayangan butiran air matamu
yang terdorong keluar oleh kebahagiaan
Aku berusaha menutupi jalan untuk air mataku
yang tak sanggup menahan keharuan
Menuntut jalan keluar,
mungkin hendak berteman dengan air matamu.....
Dirimu
Laksana separuh jiwa ragaku
Laksana pelangi di malam hariku
Yang datang temani malam gelapku
Langganan:
Postingan (Atom)
Tampilkan postingan dengan label My Poem. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Poem. Tampilkan semua postingan
Senin, 14 Februari 2011
Kini Kau Berubah
Ayah.....
Di mana ayah yang dulu
Yang selalu temani sepiku
Hibur jiwaku
Yang haus akan kasihmu
Kini…..
Kau tlah berubah
Kau tak seperti ayah yang dulu
Tak seperti ayahku
Ayah…..
Tiada lagi sosokmu
Yang selalu temaniku
Kala ketakutan menghantui
Kala kesepian menghampiri
Kini tiada lagi
Kini aku sendiri
Di tengah sepi
Diantara bimbangnya hati
Tanpa ayah di sisi
Ayah…..
Kembalilah seperti dulu
Kembalilah jadi ayahku
Yang selalu temaniku
Hingga akhir hayatku
Di mana ayah yang dulu
Yang selalu temani sepiku
Hibur jiwaku
Yang haus akan kasihmu
Kini…..
Kau tlah berubah
Kau tak seperti ayah yang dulu
Tak seperti ayahku
Ayah…..
Tiada lagi sosokmu
Yang selalu temaniku
Kala ketakutan menghantui
Kala kesepian menghampiri
Kini tiada lagi
Kini aku sendiri
Di tengah sepi
Diantara bimbangnya hati
Tanpa ayah di sisi
Ayah…..
Kembalilah seperti dulu
Kembalilah jadi ayahku
Yang selalu temaniku
Hingga akhir hayatku
Papa
Papa.....
Adek kangen papa
rindu papa
Hangat lembut belainamu
yang selama ini
tak pernah kudapatkan
Papa.....
Derai air mata
deras membasahi pipi ini
Mewarnai tiap hening malamku
Kala adek kangen papa
Papa.....
Hanya potretmulah
yang dapat dilihat
oleh mata basahku ini
Hanya bisikan suaramulah
yang terdengung di telinga ini
Papa.....
Adek ingin papa tahu
Betapa besar rasa cinta
dab sayangku pada papa
Asek ingin papa tahu
Tulus ikhlas adek menyayangimu
menghormatim
mengharapkan kehadiranmu
di sisiku
Papa.....
Dengarlah pintaku ini
Pulanglah kembali
Di sisiku lagi
Temaniku menggapai
mimpi ini......
Adek kangen papa
rindu papa
Hangat lembut belainamu
yang selama ini
tak pernah kudapatkan
Papa.....
Derai air mata
deras membasahi pipi ini
Mewarnai tiap hening malamku
Kala adek kangen papa
Papa.....
Hanya potretmulah
yang dapat dilihat
oleh mata basahku ini
Hanya bisikan suaramulah
yang terdengung di telinga ini
Papa.....
Adek ingin papa tahu
Betapa besar rasa cinta
dab sayangku pada papa
Asek ingin papa tahu
Tulus ikhlas adek menyayangimu
menghormatim
mengharapkan kehadiranmu
di sisiku
Papa.....
Dengarlah pintaku ini
Pulanglah kembali
Di sisiku lagi
Temaniku menggapai
mimpi ini......
Selasa, 04 Mei 2010
Malam
Bawaku terbang
Melayang diatas awan
Menembus kegelapan
Melukis keindahan
Tercipta dengan keikhlasan
Penuh harapan
Yang kuharap datang
Sosok wajah rupawan
Pangeran impian
Bawaku melayang terbang
Dikegelapan malam
Hapus segala kegundahan
Tepiskan semua kesedihan
Mengubah kesendirian
Menggantikannya dengan senyuman….
Melayang diatas awan
Menembus kegelapan
Melukis keindahan
Tercipta dengan keikhlasan
Penuh harapan
Yang kuharap datang
Sosok wajah rupawan
Pangeran impian
Bawaku melayang terbang
Dikegelapan malam
Hapus segala kegundahan
Tepiskan semua kesedihan
Mengubah kesendirian
Menggantikannya dengan senyuman….
Letih...
Letih,,,
Tlah kurasa kini
Tak kutemui dirimu lagi
Hingga kini ku sudah letih,,
Letih,,
Ragaku tklah pudar memutih
Hanya jiwaku tak mati
Setia menantimu disini
Letih,,,
Hati tlah berbisik
Merintih, menangis
Memanggilku kembali
Namun ku disini
Takkan mampu kaki ini
Jauh melangkah pergi
Pulanglah kembali
Ke palung nestapa kini
Wahai,
Engkau sang kekasih hati…
Tlah kurasa kini
Tak kutemui dirimu lagi
Hingga kini ku sudah letih,,
Letih,,
Ragaku tklah pudar memutih
Hanya jiwaku tak mati
Setia menantimu disini
Letih,,,
Hati tlah berbisik
Merintih, menangis
Memanggilku kembali
Namun ku disini
Takkan mampu kaki ini
Jauh melangkah pergi
Pulanglah kembali
Ke palung nestapa kini
Wahai,
Engkau sang kekasih hati…
Dirimu....
Dirimu
Laksana seteguk air di padang tandus
Berikanku seteguk kesegaran, keindahan
Apalah artinya ku tanpamu?
Laksana kupu-kupu kehilangan sebelah sayapnya
Tak mampu terbang
Tak kuat berdiri
Laksana pohon tanpa akar
Tak mampu berdiri, manakala angin menerjang
Laksana rembulan tanpa sinar
Tak mampu berikan sinar terangku
Sinarku adalah senyuman terindah untukmu
Yang slalu ku berikan, manakala tak ada senyuman itu di raut wajahmu
Laksana seteguk air di padang tandus
Berikanku seteguk kesegaran, keindahan
Apalah artinya ku tanpamu?
Laksana kupu-kupu kehilangan sebelah sayapnya
Tak mampu terbang
Tak kuat berdiri
Laksana pohon tanpa akar
Tak mampu berdiri, manakala angin menerjang
Laksana rembulan tanpa sinar
Tak mampu berikan sinar terangku
Sinarku adalah senyuman terindah untukmu
Yang slalu ku berikan, manakala tak ada senyuman itu di raut wajahmu
Kepada Seorang Ayah yang Berbahagia

Kubayangkan butir air mata memenuhi pelupuk matamu
Saat kau membacakan baris-baris kasih sayang
kepada buah hatimu
Kusapa, ada beberapa butir air mata menggantung di sukmaku
Hendak menyeruak ke dunia menemani keharuanmu
Tak ada yang dapat kuucapkan hari ini
Seperti hari kemarin, aku hanya bisa membisu
Coba kutulis beberapa kata ungkapan kehormatan
Kepadamu yang kini duduk menyaksikan ilham Allah
merasuki tulang-tulang tuamu
Adakah aku akan melihat orang tuaku??
Sebahagia lantunan nyanyian hatimu
yang hendak menempuh tahap tertinggi kodrat manusia?
Aku merenung menggores bayangan butiran air matamu
yang terdorong keluar oleh kebahagiaan
Aku berusaha menutupi jalan untuk air mataku
yang tak sanggup menahan keharuan
Menuntut jalan keluar,
mungkin hendak berteman dengan air matamu.....
Dirimu
Laksana separuh jiwa ragaku
Laksana pelangi di malam hariku
Yang datang temani malam gelapku
Langganan:
Postingan (Atom)

